Info Terbaru
Pelarangan Sepeda Motor Diperluas

Pelarangan Sepeda Motor Diperluas

Perluasan pelarangan sepeda motor akan diberlakukan bersamaan dengan perluasan kebijakan ganjil genap hingga ke jalan Ra­suna Said.

JAKARTA – Pemerintah Pro­vinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan memperluas pelarangan sepeda motor di jalan-jalan protokol Ibu Kota. Sebelumnya, pelarangan sepe­da motor ini berlaku dari Jalan Medan Merdeka Selatan hingga Bundaran Hotel Indonesia.

“Perluasan pelarangan sepeda motor kita kaji dari Jalan Jend. Sudirman- Jalan MH Thamrin hingga ke Bun­daran Senayan. Kalau pelaran­gan sepeda motor itu sifatnya permanen, tapi keputusannya setelah focus group discussion (FGD),” ujar Kepala Dinas Per­hubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (7/8).

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta telah memiliki kajian pelarangan sepeda motor un­tuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Perluasan pelarangan sepeda motor ini akan diber­lakukan dengan perluasan ke­bijakan ganjil genap hingga ke jalan Rasuna Said.

“Kajiannya sudah ada, itu sudah ada rambu-rambunya. Kita siapkan rambu tambahan, personil, sosialisasi, publikasi, semua sudah ada kok. Itu bu­kan barang baru,” katanya.

Senada dengannya, Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko men­gatakan perluasan pelarangan sepeda motor dan kebijakam ganjil genap akan diujicobakan paling lambat bulan Septem­ber 2017, Saat ini, pihaknya akan menggelar FGD bersama pemangku kepentingan lain, seperti Badan Pengelola Trans­portasi Jabodetabek (BPTJ), Dewan Transportasi Kota Ja­karta (DTKJ), Polda Metro Jaya, akademisi, dan lainnya.

“Salah satunya tentang per­luasan larangan sepeda motor melintas di beberapa ruas DKI. Kalau hasil FGD ini disetujui, maka paling lambat September akan kita ujicobakan pelaran­gan sepeda motor untuk me­lintas,” katanya.

Menurutnya, ada dua strate­gi dalam pelarangan sepeda motor ini. Yakni, pelarangan sepeda motor permanen mu­lai Jalan Medan Merdeka Sela­tan hingga Bundaran Senayan. Strategi kedua pelarangan sepeda motor di ruas jalan yang sedang dilakukan proyek pembangunan.

“Kalau permanen, artinya setiap harinya kita berlaku­kan larangan sepeda motor melintas. Kemudian ada juga yang konsep kedua, di ruas jalan yang ada pembangunan infrastrukturnya akan diber­lakukan pelarangan atau pem­batasan secara pengaturan me­nurut hari dan waktu tertentu,” ungkapnya.

Nantinya, lanjut Sigit, Pe­merintah Provinsi DKI Jakarta akan meminta setiap gedung atau perkantoran untuk mem­buka akses masuk dari pintu belakang, melalui jalan alter­natif. Sehingga, para pengen­dara akam mencari jalur alter­natif untuk sampai ke tempat kerjanya.

“Juga penyiapan kantong parkir disiapkan. Makanya perlu FGD dan pemilik gedung akan kita undang juga. Kalau bicara kajian sih sudah ada. Rambu sebagian besar sudah terpasang. Karena sudah per­nah,” paparnya.

Perluasan pelarangan sepe­da motor dan kebijakam ganjil genap ini, tegasnya, perlu di­lakukan agar masyarakat mau berpindah ke angkutan umum. Apalagi, Jakarta sebagai Ibu­kota negara akan segera memi­liki moda transportasi mem­banggakan, mass rapid transit (MRT).

Petakan Titik Kemacetan

Sementara itu, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) perlu segera memetakan titik-titik simpul transportasi yang memerlu­kan multimoda. Langkah ini dilakukan guna mengurangi kemacetan di Jakarta dan kota-kota penyangga lainnya.

Staf Ahli Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan BPTJ, Cris Kunta­di mengatakan inti transportasi multimoda terletak di bidang darat. Dikatakan, ada beberapa langkah yang perlu segera di­lakukan BPTJ agar masyarakat merasa aman, nyaman dan tidak kesulitan dalam perpin­dahan antar moda transportasi umum.

“Setelah mengumpulkan titik multimoda, perlu segera membuat penghubung antar­moda. Jadi, setelah turun dari kereta, misal di Manggarai, harus ada penghubung untuk lanjut naik bus di Pasar Mang­garai,” ujar Cris.  pin/nis/P-5

 

sumber berita:

http://www.koran-jakarta.com/pelarangan-sepeda-motor-diperluas/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates